Layanan penyimpanan data online atau yang lebih keren disebut Komputasi awan (cloud computing) menjadi tren baru di dunia komputer. Apple salah satu raksasa elektroni dunia telah memulai lebih dahulu layanan ini dengan meluncurkan iCloud. Peluncuran iCloud secara tidak langsung menaikan kepopuleran iOS sistem operasi milik apple.
Google sebagai penguasa perusahaan online saat ini tentu tak mau kalah, apalagi melihat iOs semakin populer yang tentu akan berimbas pada menurunya pamor android. Berangkat dari alasan tersebut maka google juga akan segera meluncurkan layanan penyimpanan data online mereka yang diberi nama “Drive”.
Dengan Google drive kita bisa mengunggah dokumen, foto dan video ke server google. kita juga bisa membagikan file-file kita pada teman atau orang yang kita kehendaki, cukup dengan menyeting hak akses filenya. bagi yang pernah mengunakan dropbox tak akan merasa asing dengan google drive ini, karena memang konsepnya sama.
Seperti halnya layanan penympanan data online lainya, Drive dapat digunakan secara gratis dengan opsi upgrade (berbayar) jika kita kita ingin kapasitas penympanan data yang lebih besar. Layanan ini sangat cocok dipadukan dengan layanan data ‘office’ Google Docs’
Melihat produk-produk baru dari google belakangan ini yang selalu sukses karena dukungan full integrasinya dengan produk google lainya, rasanya hal yang sama akan terjadi pada google drive. Google music dan youtube pasti akan semakin mantep jika sudah terintegrasi dengan google drive.





















Masih setia dengan Dropbox. Dan rasanya juga tidak akan pindah, spacenya masih besar Dropbox saya daripada Google Drive.